Di Arasy Allah S.W.T., ada lelaki terpilih ... IBNU ARASY AL-IKHLAS RAHSIA DARI TUHAN SERU SEKALIAN ALAM ⁉️ ALLAHU AKBAR On the ARASY Throne of Allah S.W.T., there is a chosen one man ... IBNU ARASY AL-IKHLAS A SECRET FROM GOD CALLING ALL OF THE UNIVERSEHISTORY IBNU ARASY AL- IKHLAS



Tentang Wali Allah

Dari Abu Hurairah ra., dia berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda : “Sesungguhya Allah Ta’ala berfirman : ‘Barangsiapa yang memusuhi Wali-Ku maka Aku telah mengumumkan perang dengannya. Tidak ada taqarrubnya seorang hamba kepada-Ku yang lebih aku cintai kecuali dengan beribadah dengan apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan hamba-Ku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah) maka Aku akan mencintainya dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku niscaya akan Aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi.’ ” (HR. Bukhari)

 

Bahwa Umar bin Khatthab berkata, Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat beberapa manusia yang bukan para Nabi dan bukan orang-orang yang mati syahid. Para Nabi dan orang-orang yang mati syahid merasa iri kepada mereka pada hari Kiamat karena kedudukan mereka di sisi Allah Ta’ala.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau akan menceritakan kepada kami siapakah mereka?” Beliau bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai dengan ruh dari Allah tanpa ada hubungan kekerabatan di antara mereka, dan tanpa adanya harta yang saling mereka berikan. Demi Allah, sesungguhnya wajah mereka adalah cahaya, dan sesungguhnya mereka berada di atas cahaya, tidak merasa takut ketika orang-orang merasa takut, dan tidak bersedih ketika orang-orang merasa bersedih.” Dan beliau membaca ayat ini: “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus : 62).” (HR. Abu Dawud)


Wahai sekalian manusia! Dengar, pahami dan ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla memiliki hamba-hamba, mereka bukan para Nabi ataupun Syuhada’ (orang-orang yang mati syahid), akan tetapi para Nabi dan Syuhada’ merasa iri pada mereka karena tempat dan kedekatan mereka dengan Allah pada hari Kiamat”. Kemudian, salah seorang Badui datang, dia berasal dari pedalaman jauh dan menyendiri, dia menunjuk tangannya ke arah Nabi saw. seraya berkata: “Wahai Nabi Allah! Sekelompok orang yang bukan para Nabi ataupun Syuhada’ tetapi para Nabi dan Syuhada’ merasa iri kepada mereka karena kedudukan dan kedekatan mereka dengan Allah, sebutkan ciri-ciri mereka untuk kami?” Wajah Rasulullah saw. bergembira karena pertanyaan orang Badui itu, lalu Rasulullah saw. bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang berasal dari berbagai penjuru dan orang-orang asing, diantara mereka tidak dihubungkan oleh kekerabatan yang dekat, mereka saling mencintai karena Allah dan saling tulus ikhlas, Allah menempatkan untuk mereka mimbar-mimbar dari cahaya pada hari Kiamat, Allah mendudukan mereka diatasnya, Allah menjadikan wajah-wajah mereka bercahaya, pakaian-pakaian mereka bercahaya, orang-orang ketakutan pada hari Kiamat sementara mereka tidak ketakutan, mereka adalah para wali-wali Allah yang tidak takut dan tidak bersedih hati.” (HR. Ahmad)

 

“Sesungguhnya riya yang paling ringan pun sudah terhitung syirik, dan sesungguhnya orang yang memusuhi Wali Allah maka dia telah menantang bertarung dengan Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang baik lagi bertakwa dan tidak dikenal, yaitu orang-orang yang apabila menghilang maka mereka tidak dicari-cari, dan jika mereka hadir maka mereka tidak dikenal, hati mereka ibarat lentera-lentera petunjuk yang muncul dari setiap bumi yang gelap.” (HR. Ibnu Majah)

“Sesungguhnya wali-wali yang terbaik menurutku adalah orang mukmin yang ringan kondisinya (miskin), gemar mendirikan shalat, beribadah kepada Rabb-nya dengan baik, menaati-Nya dikala sepi, tidak dikenali orang, tidak ditunjuk dengan jari (jumlahnya sedikit), rezekinya pas-pasan lalu dia selalu bersabar dengan kondisinya


Comments

Popular Posts

💫 INSYA-ALLAH TODAY IBNU ARASY AL-IKHLAS GO TO ARASY AT FLOOR 88 BUILDING ( floor 11 ) WISMA PANTAI KAMPUNG GAJAH KG. GAJAH FLOOR 11 BUILDING WISMA PANTAI BUTTERWORTH PULAU PINANG PENANG MALAYSIA BUTTERWORTH PULAU PINANG PENANG MALAYSIA VS WISMA NUR ARASY AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH WALILLAHIL HAMD ALLAHU AKBAR 💫🤲💫💫 POWER OF SINCERELY PRAYING TO GOD FROM FAMILY SYEIKH MALAYA IBNU ARASY DZIKRULLAH ALLAHU AKBAR AL-DOA 🕌🏘️🌍✈️🏢 SALAM ALLAHU AKBAR FROM FAMILY IBNU ARASY DZIKRULLAH ALLAHU AKBAR AL-DOA . Yang BAIK ITU Dari ALLAH S.W.T. YANG MAHA AGUNG .YANG MAHA PERKASA , YANG MAHA SEMPURNA , YANG MEMBOLAK BALIK HATI SEMUA MAKHLUKNYA , JADI AWASLAH ⁉️ SENTIASA KAMU MINTA PERLINDUNGAN SEMUA PERKARA DARINYA . SESUNGGUHNYA RASULULLAH S.A.W. ADALAH PUNCA RAHMAT SEKALIAN ALAMIN YANG TIDAK PERNAH HILANG ⁉️ . DOA KESELAMATAN SENTIASA BERSAMA RASULULLAH S.A.W. SELAMA-LAMANYA ⁉️ , BERUNTUNGLAH ORANG ORANG SOLEH YANG MENGIKUT JEJAK BAGINDA S.A.W. ⁉️ Bagaimana cara melakukan Taubat Nasuha? Sudah dikira taubat nasuha jika kita mengikuti tiga syarat taubat iaitu kita menyesal, berhenti serta merta dari perbuatan dosa itu dan berazam tidak melakukannya lagi. Namun sebaik-baiknya, rasa menyesal itu lebih elok diikuti dengan memperbanyakkan lafaz istighfar dan melakukan solat sunat taubat